Beranda Berita Kondisi Perekonomian OKU Timur Kian Membaik

Kondisi Perekonomian OKU Timur Kian Membaik

BAGIKAN
Bupati OKU Timur HM Kholid MD

KABAROKUTIMUR, OKU TIMUR – Kondisi perekonomi yang kian membaik, menjadi salah satu capaian prestasi dari kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur ditengah gejolak inflasi yang menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok. Membaiknya kondisi tersebut ditandai dengan menurunnya tingkat inflasi, angka kemiskinan dan meningkatnya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) OKU Timur menunjukkan, tingkat inflasi hanya 2,16 persen menurun dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 3,10 persen. Dan angka kemiskinan di Kabupaten OKU Timur berada ditingkat 10,57 persen atau terendah kedua di provinsi Sumsel dari Kota Pagaralam.

PDRB per kapita yang merupakan indikator mengukur tingkat kemakmuran di suatu daerah dalam lima tahun terakhir mengalami kenaikan. Pada tahun 2013 PDRB per kapita OKU Timur tercatat sebesar Rp 13,83 juta. Secara nominal terus mengalami kenaikan, hingga pada tahun 2017 tercatat sebesar Rp 19,20 juta. Kenaikan PDRB per kapita yang cukup tinggi ini disebabkan karena pengaruh faktor inflasi.

“Harus kita akui itu adalah hasil dari pembangunan yang pro rakyat. Masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tapi justru menjadi subjek dari pembangunan itu sendiri,” ungkap Bupati OKU Timur, Kholid Mawardi kepada salah satu wartawan.

Dikatakan Bupati, perencanaan pembangunan di Kabupaten OKU Timur melibatkan masyarakat paling bawah sehingga arah pembangunan menjadi tepat sasaran. Maka hasilnya, kondisi perekonomian menjadi jauh lebih baik. Kondisi ini menjadi rujukan dalam penyusunan APBD perubahan.

“Tingkat inflasi di OKU Timur jauh terkendali. Pada 2018 yakni hanya 2,16 persen jika dibandingkan 2017 yang mencapai 3,10 persen. Angka inflasi ini dapat menjadi indikator mengenai sejauh mana pengendalian terhadap harga barang dan jasa di kabupaten ini,” ujarnya.

Meskipun angka pertumbuhan ekonomi OKU Timur pada tahun 2017 sempat mengalami penurunan 2,67 persen dibandingkan tahun 2016 tercatat 6,15 persen. Namun menurunnya angka kemiskinan, dan meningkatnya PDRB perkapita maupun PDRB harga konstan, pertumbuhan ekonomi secara makro yang menurun tidak terlalu berpengaruh pada ekonomi masyarakat, yang justru mengalami peningkatan lebih baik.

“Untuk target pertumbuhan ekonomi kedepan, target kita tidak muluk muluk, yang penting angka kemiskinan setiap tahun di OKU Timur hanya satu digit,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.