Beranda Berita Bupati Anjurkan Masyarakat Wajib Tanam Cabai

Bupati Anjurkan Masyarakat Wajib Tanam Cabai

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Melonjaknya harga cabai yang signifikan membuat masyarakat kesulitan untuk membeli cabai. Menanggapi hal ini Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi memiliki trik jitu untuk mengatatasi tingginya harga cabai di pasaran. Dimana seluruh masyarakat dan pegawai termasuk Aparatul Sipil Negara (ASN) diwajibkan untuk menanam cabai. Hal ini diungkapkan Bupati saat memimpin rapat koordinasi Dinas Pertanian bersama seluruh UPTD dan PPL Pertanian dalam mengantisipasi serangan hama wereng, di ruang Bina Praja II, Senin (16/7/2019) kemarin.

Menurut Kholid, melambungnya harga cabai saat ini di pasar tradisional, selain mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat juga berdampak pada meningkatnya inflasi. Untuk itu dirinya mewajibkan seluruh masyarakat dan ASN untuk menanam minimal 10 batang cabai setiap keluarga di kediaman masing-masing.

“Harga cabai yang tinggi bisa memicu meningkatnya angka inflasi disamping faktor-faktor lain. Bagaimana caranya agar harga cabai turun, solusinya kita harus menanam sendiri. Jika seluruh masyarakat dan ASN atau setiap rumah tangga menanam minimal 10 batang cabai maka harga cabai akan turun. Apalagi menanam cabai bisa dipanen dalam umur 70 hari,” ujar Kholid.

Lanjut kata Kholid, selama ini pasokan cabai OKU Timur di suplai dari Liwa Lampung. Dimana saat stok cabai banyak maka harga cabai hanya berkisat Rp 30 ribu per kilogra. Namun saat pasokan cabai menurun atau stok kosong maka otomatis harga cabai akan melambung tinggi seperti saat ini yang mencapai Rp 90 ribu per kilogram.

“Untuk itu instruksi wajib menanam cabai setiap rumah tangga ini akan disampaikan kepada seluruh Camat. Jika setiap rumah tangga sudah menanam maka tidak perlu lagi membeli. Dengan demikian permintaan cabai di pasar akan turun dan harga akan kembali normal,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.