Beranda OKU TIMUR Belum Genap Satu Bulan, Lahan Milik LPI Mengalami Tiga Kali Kebakaran

Belum Genap Satu Bulan, Lahan Milik LPI Mengalami Tiga Kali Kebakaran

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR -Belum sampai satu bulan Perkebunan tanaman tebu milik PT Laju Perdana Indah (LPI) yang tersebar di sebagian wilayah di Kecamatan Kabupaten OKU Timur sudah mengalami tiga kali kebakaran. Beruntung setiap kebakaran petugas Damkar LPI selalu sigap sehingga kebakaran tidak meluas.

Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur Mgs Habibulah mengatakan, pertama terjadi kebakaran pada Jumat (12/7/2019) lokasi di sekitaran Desa Bungin Kecamatan Semendawai Timur sekitar pukul 18.35 WIB. Luas lahan yang terbakar 1,70 hektar api pun berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar PT LPI. Kemudian lokasi kebakaran kembali terjadi pada Senin (15/7/2019) di sekitaran Desa Cahaya Negeri Kecamatan Semendawai Suku III, akibat kebakaran ini menyababkan adanya hotspot.

“Pada hari ini Rabu (hari ini-red) juga terjadi kebakaran tanaman tebu milik PT LPI namun kebakaran tidak meluas karena petugas pemadaman kebaran perusahaan itu cepat bergerak melakukan pemadaman,” Katanya saat di konfirmasi salah satu wartawan pada Rabu (17/07/2019).

Penyebab terjadinya kebakaran ini, lanjut kata Habibullah, diduga ulah oknum tidak bertanggung jawab. Sejauh ini pihaknya belum mengetahui pelaku pembakaran. Dia juga mengingatkan agar pihak perusahaan perkebunan selalu waspada dan petugas pemadam harus selalu siap karena saat ini sedang musim kemarau dan tanaman tebu gampang terbakar.

“Kepada Masyarakat agar selalu waspada, pada musim kemarau rentan terjadi kebakaran baik kebakaran lahan maupun hutan. Dan sudah ada Maklumat bersama, Gubernur, Kapolda dan Pangdam II/SWJ tentang larangan pembakaran lahan atau ilalang/semak belukar. Bagi yang melanggar akan ada sanksi,” ujarnya.

Sementara itu, Tio staf PT LPI mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan alat pemadam, jika sewaktu waktu terjadi kebakaran. Jadi kebakaran ini bikan dilakukan oleh pihak PT LPI namun,  oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kita selalu siap dan siaga untuk melakukan pemadaman api, jika terjadi dilahan perkebunan kita. Apalagi saat ini musim ke. Arau, jadi daun tebu banyak yang kering, sehingga mudah sekali terbakar,” jelasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.