Beranda Berita Lomba Biduk Tradisional Perkenalkan Wisata Daerah

Lomba Biduk Tradisional Perkenalkan Wisata Daerah

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) OKU Timur bekerjasama dengan masyarakat Desa Tanjung Kemala Kecamatan Martapura mengadakan Lomba Biduk Tradisional yang diselenggarakan pada peringatan HUT RI ke 74 tahun, bisa menjadi agenda tahunan yang dapat menggali dan menumbuh kembangkan potensi wisata di Bumi Sebiduk Sehaluan. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) OKU Timur Drs HM Supardi MM pada pembukaan lomba biduk tradisonal, Minggu (18/8/2019)

Menurut Supardi, lomba biduk tradisional merupakan salah satu ajang promosi budaya sekaligus menjaga kelestarian seni dan budaya yang ada di OKU Timur. “Selain itu melalui lomba biduk tradisional ini bisa mewujudkan forum silaturahmi antara Pemkab OKU Timur dengan masyarakat sekitar. Lomba biduk yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT RI ke 74 diharapkan pula mampu menggali dan mengembangkan potensi wisata baik wisata alam maupun wisata buatan di Kabupaten OKU Timur,” ujar Supardi.

Lebih lanjut Supardi menambahkan, lomba biduk tradisional ini diikuti sebanyak 71 peserta yang terdiri dari 35 peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 36 peserta dari masyarakat umum.

Sementara itu, Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi, setelah pemerintah hampir menuntaskan pembangunan jalan dan infrastruktur, kini pemerintah akan fokus untuk mengembangkan potensi wisata yang bisa menghasilkan pendapatan khususnya bagi masyarakat sekitar.

“Seperti lomba biduk tradisional ini, untuk depan akan diadakan pula lomba perahu hias. Apalagi lokasi pinggiran sungai Komering ini sangat strategis. Karena itu lokasi ini akan kita sulap menjadi lokasi wisata air sehingga menjadi objek wisata lokal yang menimbulkan sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Bahkan dilokasi ini akan dibuat tempat ngopi, jadi siang kita bekerja malamnya kita bisa ngopi di pinggiran sungai Komering,” ujar Kholid.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.