Beranda Berita RSUD OKU Timur Tetap Kelas C

RSUD OKU Timur Tetap Kelas C

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – RSUD OKU Timur dinyatakan tidak turun kelas dan tetap berada posisi di kelas C. Hal ini berdasarkan validasi data eksisting yang ada di RSUD meliputi data Sarana dan Prasarana serta Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK). Demikian ungkap Direktur RSUD OKU Timur Dr Sugihartono kepada wartawan.

Menurut Dr Sugihartono, RSUD Kelas C ini bukan hanya penting untuk pengembangan pelayanan kesehatan kedepan, tetapi juga merupakan kebutuhan bagi seluruh masyarakat OKU TIMUR dengan kondisi wilayah yang luas dan relatif jauh.

“Alhamdulillah, RSUD OKU Timur tetap menjadi RSUD kelas C. Dengan kondisi wilayah yang luas dan relatif jauh dari center-center kesehatan,  berpenduduk lebih dari 600 ribu jiwa serta telah memiliki 3 RS tipe D dan 3 Klinik rawat inap yang cukup besar, sangat layak memiliki RS kelas C, sebagai sarana rujukan dari RS dan klinik dengan kelas dibawahnya. Hal ini untuk memudahkan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhannya,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan lewat surat bernomor HK.04.01/I/2963/2019 tentang Rekomendasi Penyesuaian Kelas Rumah Sakit Hasil Reviu Kelas Rumah Sakit menyebut 615 rumah sakit harus turun kelas. Alasannya, ada ketidaksesuaian antara data yang dihimpun dan kondisi real di lapangan.

Kriteria penurunan kelas yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan didasari oleh sumber daya yang ada di rumah sakit tersebut, mulai dari sarana dan prasarana sampai tenaga kesehatan khususnya dokter yang berpraktek di sana.

Menurut DR Sugihartono, rekomendasi tersebut merupakan instrumen penilaian berupa aplikasi RS online dan Aplikasi Sarana Prasarana dan Alat Kesehatan (ASPAK).

“Kami sebagai pihak RSUD OKU Timur diberi waktu 28 hari untuk memberikan tanggapan terkait rekomendasi Kemenkes. Alhamdulilah setelah divalidasi kembali RSUD OKU Timur tidak turun kelas dan tetap di posisi kelas C berdasarkan surat rekomendasi penyesuaian kelas rumah sakit hasil penulangan ulang terhadap 615 rumah sakit dari kementrian kesehatan Republik Indonesia tanggal 28 Agustus 2019 ,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.