Beranda Berita Delapan Jenazah Korban Lakalantas di Jaliteng Dibawa ke RSUD Martapura

Delapan Jenazah Korban Lakalantas di Jaliteng Dibawa ke RSUD Martapura

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Kecelakaan maut antara Bus Rosalia Indah yang dikendarai oleh Amin Saifudin (49) warga Salatiga Jateng dengan truk tangki minyak sawit CPO BE 9291YZ yang dikemudikan oleh Joko. Kejadian naas tersebut terjadi di ruas jalan lintas tengah (Jaliteng) Sumatera, Kecamatan Waytuba, Kabupaten Waykanan Lampung, Senin (16/9/2019).

Akibat kejadian tersebut kemacetan tersebut juga ruas jalan lintas tengah mengalami kemacetan panjang hingga dua kendaraan tersebut berhasil dievakuasi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun sementara korban meninggal dunia sebanyak delapan orang yang masuk ke RSUD Martapura. Sementara korban luka-luka sebanyak sebanyak 19 orang yang juga langsung dibawa ke RSUD Martapura.

Sementara berdasarkan informasi dilapangan kecelakaan berawal ketika bus Rosalia Indah dengan nomor polisi (Nopol) AD 1666 CF melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bandar Lampung menuju Baturaja. Sementara dari arah berlawanan melaju truk tangki bermuatan CPO yang langsung dihantam oleh Bus Rosalia hingga terguling dan menyebabkan puluhan penumpang terluka serta sedikitnya delapan orang meninggal dunia.

“Sopir truk CPO meninggal dunia ketika dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan,” ungkap salah satu sumber ketika ditemui di RSUD Martapura.

Adapun korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi ke RSUD Martapura sebanyak delapan orang masing-masing Mujani warga Kabupaten Blitar, Sarpan warga kabupaten Ngawi Jawa Timur, Susanto warga Wonosegoro Boyolali, Slamet Riadi warga Kediri, Wasidi warga Blitar, Joko warga Lampung Tengah, Suparti warga Nganjuk dan satu korban lagi belum terindentifikasi.

Sementara berdasarkan keterangan sopir bus Rosalia Indah Amin Saifudin (49) warga Salatiga Jateng ketika dikonfirmasi di RSUD Martapura mengatakan dirinya mengendarai mobil dari arah Lampung ke Muaraenim setibanya di lokasi kejadian bertepatan dengan turunan dan tikungan mobil mengalami oleng dan menghantam truk cpo yang sedang melaju sehingga menyebabkan mobil langsung terguling.

“Mobil oleng kemungkinan disebabkan oleh aspal yang keriting. Ketika mobil berbelok mobil oleng dan langsung menghantam truk CPO,” katanya ketika diwawancarai.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya melalui Kasat Lantas AKP Beni Nofiza SE didampingi Kanit Laka IPTU Kahar membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, korban laka lantas selain dibawa ke puskesmas dan RSUD wilayah Lampung juga dibawa ke RSUD Martapura.

“Korban yang dibawa ke RSUD Martapura berjumlah 27 orang dengan rincian delapan orang meninggal dunia dan 19 orang mengalami luka dan sedang dalam perawatan intensif,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.