Beranda Berita Badan Restorasi Gambut Tawarkan Program Desa Peduli Gambut Atasi Karhutla

Badan Restorasi Gambut Tawarkan Program Desa Peduli Gambut Atasi Karhutla

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, SUMSEL – Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatera Selatan telah menjadi persoalan pelik yang harus diatasi. Menyelamatkan hutan dan lahan dari kebakaran menjadi tanggung jawab semua pihak. Seperti Program Desa Peduli Gambut (DPG) yang digagas oleh Badan Restorasi Gambut (BRG)  menawarkan solusi mengatasi kebakaran hutan dan lahan dengan memanfaatan gambut secara berkelanjutan.

“DPG memberikan kontribusi terhadap penangan Karhutla dengan melakukan pembasahan lahan gambut, peningkatan ekonomi masyarakan dan penanaman kembali pohon yang terbakar” kata Iswandi Gunata selaku Supervisor Project Management Unit Provinsi Sumatera Selatan di Kantor Kemitraan, Jumat (18/10/2019).

Dikatakan, program DPG dilaksanakan sejak tahun 2017 pada 26 desa di Sumatera Selatan diantaranya dua desa di Kabupaten Musi Banyuasin, tiga desa di Kabupaten Banyuasin sisanya 21 desa dilaksanakan di Kabupaten OKI. Program DPG didanai oleh APBN dan Dana Donor UNOPS.

“Program DPG ada dua sumber pendanaannya yaitu APBN dan UNOPS untuk membiayai program di 26 desa di Sumatera Selatan sejak tahun 2017” lanjut Iswandi Gunata.

Lebih lanjut Iswandi Gunata menuturkan, kegiatan Program DPG yang sudah dilaksanakan di desa program adalah peningkatan kapasitas bidang pertanian, pembuatan skat kanal dan sumur bor, pelatihan pengembangan ekonomi desa, pelatihan perencanaan desa bidang penanganan Karhutla, pelatihan pembuatan peraturan desa tentang pengelolaan dan pemanfaatan ekosistem gambut. Serta pelatihan resolusi konflik, pelatihan jurnalistik bagi kelompok masyarakat peduli gambut, pelatihan pemetaan partisipatif, pelatihan paralegal, pelatihan da’i gambut, pelatihan kelembagaan desa, pelatihan pembangunan infrastruktur pembasahan.

“Program DPG diharapkan mampu mengurangi angka kebakaran hutan dan lahan, selain itu juga meningkatkan ekonomi masyarakat desa dan yang terpenting masyarakat dapat memahami arti penting kelestarian ekosistem gambut” Kata Iswadi yang juga aktifivis pemberdayaan masyarakat. (rel).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.