Beranda NASIONAL HM Kholid: Dengan Pembangunan Infrastruktur di Desa Serasa di Kota 

HM Kholid: Dengan Pembangunan Infrastruktur di Desa Serasa di Kota 

BAGIKAN
Bupati oku Timur HM Kholid MD saat menerima Dokumen Rencana Pembangunan Kawasan Pedesaan (DRPKP) Sentra Beras Organik

KABAROKUTIMUR.COM, OKUTIMUR – Bupati oku Timur HM Kholid MD S.Sos, M.Si menjadi satu dari 10 Kabupaten penerima Dokumen Rencana Pembangunan Kawasan Pedesaan (DRPKP) Sentra Beras Organik. DRPKP tersebut diserahkan dari Menteri Desa, Kawasan Desa Tertinggal dan Transmigrasi, Drs A Halim Iskandar, M.Pd yang dilaskanakan di Grand Ballroom Hotel Sultan, Jakarta Selasa (3/12/2019).

Penyerahan DRPKP dilakukan bersamaan dengan digelarnya Rapat Koordinasi Program Pembangunan Kawasan Perdesaan Tahun 2020 dengan tema Sinergitas Kementerian/Lembaga Membangun Indonesia Unggul Melalui Percepatan Pembangunan Kawasan Perdesaan.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD mengatakan dengfan adanya Rapat Koordinasi Nasional Pembangunan Kawasan Perdesaan tersebut maka seluruh pihak terkait dapat bersinergi dan saling berbagi pengalaman dalam penyelenggaraan pembangunan kawasan perdesaan.

“Sinergitas bisa masalah regulasi, kebijakan, perencanaan program, pelaksanaan, pengendalian serta pelaporannya secara terpadu dan terintegrasi dengan tetap berpegang pada prinsip partisipasi Desa,” katanya.

Dilanjutkan Kholid, OKU Timur akan membentuk sebuah perencanaan dan pemetaan dari hulu hingga hilir sehingga bisa menjadi salah satu daerah sentra beras organik.

“OKU Timur dengan segala potensi yang ada dibidang pertanian sukses mengembangkan beras organik. Dan saat ini beras organik hasil pertanian OKU Timur sudah merambah ke pasar-pasar moderan,” katanya.

Kabupaten  OKU Timur  kata dia, merupakan salah salah satu kawasan tranmigrasi terbesar di Sumatera Selatan akan terus berupaya menciptakan hidup di desa serasa di kota.

Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah sehingga masyarakat dapat merasakan hidup di desa serasa di kota adalah dengan memenuhi kebutuhan infrastruktur, baik pendidikan, kesehatan, akses informasi yang mudah dan pertanian modern.

“Dengan potensi yang ada OKU Timur dipastikan mampu mewujudkan OKU Timur yang maju dan berkembang,” katanya yakin.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional kata dia, Jumlah lokasi Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) sesuai dengan mandat RPJMN tahun 2015-2019 yang diberikan bantuan dalam peningkatan sejak tahun 2017, dari 44 KPPN menjadi 60 KPPN pada tahunn 2019.

Sementara Menu kegiatan/bantuan juga mengalami peningkatan yang sebelumnya hanya 104 kegiatan pada tahun 2017 menjadi 289 menu kegiatan pada Tahun 2019. Sementara Alokasi anggaran pada tahun 2017 di lokasi KPPN sebesar Rp. 44,6 Miliar dan pada tahun 2019 meningkat hampir empat kali lipat atau menjadi Rp. 171 Miliar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.