Beranda Berita Bangun Jembatan Darurat dengan Gotong-royong

Bangun Jembatan Darurat dengan Gotong-royong

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Masyarakat bersama pemerintah daerah dan provinsi bergotong-royong membangun jembatan darurat yang berada di Desa Persiapan Ketapang (Cungking) Kecamatan Belitang dan kini telah selesai. Namun jembatan darurat hanya boleh dilalui oleh kendaraan sepeda motor dan kendaraan roda empat yang bermuatan dibawah 2 ton. Sedangkan untuk kendaraan jenis truk dilarang melintas walaupun muatan kosong.

Kurnopriawan Hidayat selaku Sekertaris Desa Persiapan Ketapang mengatakan, memang benar masyarakat secara bergotong-royong membangun jembatan darurat. Namun pihaknya juga dibantu oleh pemerintah provinsi dan kabupaten, dari mulai alat berat dan tenaga yang ahli di bidang kontruksi jembatan.

“Jadi selain kita melakukan gotong royong bersama masyarakat, kita juga dibantu oleh pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pengerjaan serta pengadaan material jembatan, alhamdulillah saat ini jembatan sudah bisa dilalui masyarakat,” katanya.

Lanjutnya kata dia, tentu pemerintah Desa Persiapan Ketapang sangat berterimakasih kepada pihak yang sudah membantu dalam menyukseskan pembangunan jembatan darurat ini. “Baik itu masyarakat dan pemerintah daerah dan provinsi yang ikut serta dalam pembangunan jembatan darurat di Desa Persiapan Ketapang,” jelasnya.

Selain itu, dirinya sangat berharap kepada pemerintah agar secepatnya melakukan pembangunan jembatan secara permanen. Agar kendaraan yang bermuatan lebih dari dua ton bisa melintas, mengingat jalan tersebut merupakan akses masyarakat dalam mengangkut bantu bata.

“Jadi untuk saat ini jembatan darurat tidak boleh dilalui oleh kendaraan yang melebihi muatan 2 ton. Terutama kendaraan jenis truk, maka kita sangat berharap jembatan permanen segera dilakukan pembangunan,” pungkasnya.

Sementara itu, Dwintoro salah satu masyarakat Desa Persiapan Ketapang mengaku senang dengan dibangunya jembatan darurat ini. Mengingat akses jembatan itu cukup vital untuk menopang kegiatan ekonomi masyarakat juga anak-anak pergi ke sekolah.

“Jadi alhamdulillah jembatang darurat Di Desa Persiapan Ketapang sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat yang tidak memiliki muatan melibihi 2 ton. Selain itu aktivitas masyarakat kembali lancar dan masyarakat sangat berharap jembatan permanen segera dilajukan pembangunan,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.