Beranda Berita Melawan Saat Ditangkap, Perampok Keok Ditembak Polisi

Melawan Saat Ditangkap, Perampok Keok Ditembak Polisi

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Perampok bernama Habiburahman (38), warga Desa Bantan, Kecamatan BP Peliung tersungkur setelah timah panas Polisi menembus kedua kakinya. Hal ini terpaksa dilakukan karena tersangka melawan saat hendak ditangkap oleh tim Shadow Walet (SW) Polres OKU Timur. Penangkapan tersebut terjadi di Desa Bantan Pelita, Kecamatan BP Peliung, Selasa (14/1/2020) sekitar pukul 20.30 WIB.

Penangkapan diperkuat berdasarkan Laporan Polisi yang tertuang dalam LP – B / 07 / V / 2019/ SUMSEL / OKUT / SEK MDS I , tanggal 23 Mei 2019 dengan berdasarkan korbannya Suprianto (450, warga Desa Karang Kemiri, Kecamatan Belitang I.

Dalam melakukan aksi perampokan tersangka bersama empat rekannya diantaranya satu tewas, satu ditangkap dan menjalani hukuman, sedangkan kedua pelaku lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres OKU Timur.

Informasi dari pihak kepolisian menyebutkan, kejadian Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) tersebut terjadi tahun lalu tepatnya Kamis (23/5) sekitar pukul 2.30 WIB. Saat itu korban mengemudikan mobil Truck Center Warna Kuning dengan Nopol  BE 9368 GN dari arah Palembang menuju Belitang.

Tepatnya dijalan Raya Desa Jati Sari kendaraan korban disalip oleh lima perampok dengan mengendarai Mobil Panther Warna Biru Metalik dengan Nopol  BG 1399 P. Sesampai di jalan raya Desa Harjo Mulyo, kecamatan Madang Suku I kendaraan korban dihentikan oleh perampok tersebut.

“Korban saat itu turun dan satu tersangka juga turun dari mobil. Sehingga terjadi cekcok,  kemudian turun lagi dari Mobil kedua tersangka dan mendekati korban kemudian menodongkan senjata api di perut korban menyuruh masuk ke dalam Mobil tersangka,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH Sik didampingi Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra melalui Kasubag Humas IPTU Yuli, Rabu (15/1/2020).

Namun lanjut kata dia, korban menolak sehingga terjadi tarik menarik di pintu mobil tersangka, kemudian korban terjatuh dibawah mobil tersangka dan tersangka lainnya menjalankan mobil sehingga korban tergilas mobil tersangka.

“Saat korban berlari ke arah Kebun Karet dan salah satu tersangka menembak sejata api ke arah korban sebanyak satu kali. Sementara para tersangka ini membawa mobil korban kearah Desa Rasuan. Sedangkan korban berlari menuju rumah warga meminta pertolongan,” jelasnya.

Akibat peristiwa tersebut korban mengalami kerugian satu unit mobil truck warna Kuning tahun 2013 dengan Nopol  BE 9368 GN yang jika dirupiahkan total kerugian tersebut kurang lebih Rp 120 juta selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Madang Suku I untuk di tindak lanjuti secara hukum yang berlaku.

“Mendapatkan laporan kita langsung melakukan penyelidikan. Berkat informasi dari masyarakat keberadaan tersangka kita ketahui. Saat kita lakukan penangkapan tersangka melakukan perlawanan, terpaka kita memberikan tindakan tegas dan tertukur dengan menembak kedua kaki tersangka,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.