Beranda PROFIL Membangun Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pembangunan Pertanian

Membangun Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pembangunan Pertanian

BAGIKAN
Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat menanam padi organik untuk memberikan contoh kepada masyarakat secara langsung.

Oleh : H. M Kholid Mawardi, S.Sos, M.Si

Bupati OKU Timur

Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur merupakan daerah penerima transmigrasi terbesar di Sumatera Selatan sejak jaman kolonial tahun 1936, dengan adanya transmigrasi ini maka otomatis Kabupaten OKU Timur memiliki ragam budaya, ragam suku dan ragam agamanya, penempatan transmigrasi jaman kolonial di Belitang khusunya untuk memenuhi kebutuhan kolonial dalam hal pangan kala itu.

Kabupaten OKU Timur yang merupakan Kabupaten dengan potensi pertanian, mempunnyai konsep Membangun Perekonomian Rakyat Dengan Berbasis Pertanian, OKU Timur merupakan salah satu penyumbang terbesar beras untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan, dengan jumlah produksi padi tahun 2019 mencapai 1.095.501 ton, dengan luas tanam 177.532.00 hektar, bahkan Kabupaten OKU Timur sudah mengembangkan padi organik dimana hasilnya yaitu beras organik telah menembus pasar nasional, ini merupakan sebuah prestasi luar biasa bagi OKU Timur.

Kabupaten OKU Timur dalam hal memenuhi kebutuhan pangan nasional mempunyai peran besar, tahun 1990 OKU Timur sebagai sentra beras di Sumatera Bagian Selatan, kejayaannya sebagai penghasil beras terbesar di Sumatera Bagian Selatan di akui oleh pemerintah pusat, bahkan Presiden Soeharto tahun 1990-an, Presiden Ke 4 Megawai Sukarno Putri dan Presiden ke 5, H. Susilo Bambang Yudhoyono telah melakukan panen raya padi di Beliatng OKU Timur.

Pertanian menjadi mata pencarian pokok masyarakat OKU Timur, kebutuhan akan beras di Sumatera Bagian Selatan hampir semuanya terpenuhi, beras OKU Timur sudah sampai ke Provinsi Jambi Bengkulu, Lampung, Sebagian Provinsi Sumatera Barat, Sebagian besar Kepulauan Bangka Belitung bahkan masuk juga ke sebagian Ibu Kota Jakarta.

Beras beras bermerk dari OKU Timur juga sudah masuk pasar moderen / supermarket dan perlu di ketahui bahwa beras asal OKU Timur menjadi beras pokok konsumsi oleh salah satu restoran siap saji sekala nasional.

OKU Timur juga mengembangkan padi organik yang hasilnya saat ini sudah masuk pasar di Jakarta dan Sumatera bagian Selatan bahkan salah satu supermarket ternama nasional, namun baru sedikit yang dapat tersalurkan, untuk itu Kabupaten OKU Timur membutuhkan investor untuk menjadi suplayer beras organik, di Indonesia masih sedikit para investor yang bergerak di bidang pertanian untuk mengembangkan padi organik dan menjualnya ke pasar bebas. Beras organik OKU Timur sendiri telah mendapatkan sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Organik, sehingga tidak di ragukan lagi bahwa Kabupaten OKU Timur tersedia beras organik.

Hasil pertanian tidak hanya fokus pada padi saja atau tanaman pangan, dalam pengembangan pertanian OKU Timur juga mengembangkan tanaman bawang merah yang merupakan salah satu inovasi OKU Timur di bidang pertanian, selama ini bawang merah hanya di produksi oleh Kabupaten Berebes, ternyata Kabupaten Berebes hanya mampu memenuhi kebutuhan bawang merah nasional sebanyak 30 presen, di sinilah OKU Timur mengambil peran dimana OKU Timur telah menanam bawang seluas lebih dari 100 hektar dengan produksi per hektar mencapai 11 ton lebih, dengan produksi ini di harapkan Bawang Merah OKU Timur mampu mensuplay kebutuhan pasar Sumatera Bagian Selatan.

Kemudian di bidang perkebunan, Kabupaten OKU Timur telah mengembangkan jambu kristal dimana jambu kristal OKU Timur telah tembus ke pasar moderan dan supermarket, begitu juga produk buah buahan lainnya, di beberapa desa di OKU Timur banyak sekali tanaman yang bagus dan berbuah baik bahkan varietasnya berbeda beda sehingga saya sering memberikan nama varietas baru buah buahan yang unggul milik masyarakat, tujuannya satu yaitu memotivasi masyarakat untuk meningkatkan hasil produksinya.

Bidang perikanan yang tidak terlepas dengan hasil pertanian, OKU Timur sukses memproduksi ikan air tawar terutama ikan patin sebanyak 96 ribu ton pertahun, bahkan  hasil produksi ikan patin kami jual dan kirim ke beberapa Kabupaten di luar pulau Sumatera dalam bentuk bahan fillet.

Dalam bidang peternakan khususnya sapi, OKU Timur mampu mensuplai kebutuhan daging di Sumatera Selatan, bahkan OKU Timur sendiri siap memenuhi tantangan Menteri Pertanian untuk memenuhi kebutuhan ekspor daging ke luar negeri, jumlah sapi di OKU Timur mencapai 70 ribu ekor, di tahun 2019 kemarin OKU Timur telah melakukan inseminasi buatan, dengan inseminasi buatan ini diharapkan jumlah populasi ternak sapi bisa bertambah hingga 12 ribu ekor.

Inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah OKU Timur sejak tahun 2016 kini semua sudah terlihat hasilnya baik dalam hal pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dalam Membangun Perekonomian Rakyat Dengan Berbasis Pertanian, diperlukan faktor pendukung yaitu pertama, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat, dalam bidang pendidikan rata-rata lama sekolah untuk usia 15 tahun meningkat tajam yaitu 7,27 tahun, namun Kabupaten OKU Timur yang berbasis pertanian justru masih langka sarjana pertanian, OKU Timur masih membutuhkan tenaga tenaga ahli di bidang pertanian, kami membutuhkan sekolah penyuluh pertanian, kami membutuhkan sekolah yang khusus membidangi perairan irigasi dimana Kabupaten OKU Timur memiliki irigasi terbesar dan terpanjang di Pulau Sumatera, untuk memenuhi itu semua kami membutuhkan orang yang mau mendirikan sekolah di bidang pendidikan pertanian, dimana tujuan akhirnya untuk membangun pertanian yang moderen di OKU Timur sehingga terwujudnya masyarakat yang makmur dan sejahtera.

Kemudian kedua, yaitu infrastruktur yang layak dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan menjadi faktor dalam Membangunan Perekonomian Rakyat Dengan Berbasis Pertanian, dalam mendukung hal tersebut telah kami wujudkan, total perbaikan jalan Kabupaten yang telah dilakukan yaitu mencapai 542,042 kilometer tentunya masih ada yang belum di perbaiki namun saya menargetkan tahun 2020 ini selesai, sementara jalan provinsi juga antara jalan dari BK 0 sampai ke Gumawang yang merupakan kawasan pertanian sudah mulus, begitu juga sebagian besar jalan provinsi lainnya, ini di karenakan saling bersinergi antara pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Kami meyakini Infrastuktur bukan satu satunya cara untuk meningkatkan pendapatan masyarakat tapi infrastruktur hanya salah satu alat mempercepat pertumbuhan masyarakat, Infrastruktur di bangun tetapi masyarakat punya pendapatan, percuma jika infrstuktur di bangun namun pendapatan masyarakat tidak ada, maka masyarakat hanya jadi penonton.

Kemudian faktor ke-tiga keamanan, Amannya Kabupaten OKU Timur dari konflik dikarenakan hadirnya pemerintah ditengah tengah masyarakat, sehingga masyarakat merasa di ayomi, masyarakat merasa punya orang tua. Seiring dengan makin kondusifnya wilayah ini semakin cepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, di OKU Timur angka kemiskinan paling kecil yaitu hanya 10, 47 persen diantara Kabupaten Di Sumatera Selatan.

Amanya Kabupaten OKU Timur tentunya dibarengi dengan sinegritas antara aparat penagak hukum, TNI, Polri, Kejaksaan serta pengadilan. Capaian aman sekarang bisa dirasakan masyarakat, salah satu bukti bergairahnya kembali masyarakat memelihara ternak sapi.

Namun dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis pertanian mendapat tantangan tersendiri yaitu permodalan, namun kami pemerintah telah mengandeng pihak perbankan dalam memberikan Keridit Usaha kepada petani, namun saya menegaskan bahwa pihak perbankan menagih pembayaran saat petani panen. Saya juga meminta agar BUMN, BUMD dan pihak swasta untuk menyalurkan CSR nya kepada kepentingan petani agar pertanian modern dapat berkebang dengan pesat.

Kedapan berharap dengan pola membangun ekonomi kerakyatan berbasis pertanian ini dapat menekan angka kemiskinan, seiring dengan tujuan awal pembangunan yaitu tercapainya dan terwujudnya masyarakat yang semakin baik. OKU Timur sendiri memiliki tantangan Kedepan yaitu bagaimana seiring dengan semakin terpenuhinya kebutuhan masyaraat di bidang infrastruktur dimana berdampak pada semakin terus meningkatnya  ekonomi masyarakat.

Untuk mewujudkan membangun ekonomi kerakyatan berbasis pertanian di Kabupaten OKU Timur perlu dukungan semua pihak, baik dari pemerintah pusat terkait anggaran pertanian dan regulasinya, pemerintah provinsi untuk mempromosikan hasil pertaniannya dan juga masyarakat sebagai konsumen dan produsen hasil pertanian.

Akhinya tepat Hari ini 17 Januari 2020, Kabupaten OKU Timur telah berusia 16 tahun, usia ini merupakan usia remaja masa yang sangat senang senangnya ber-inovasi, di perlukan generasi muda yang tangguh yang cerdas generasi yang ulet, di sampingi itu juga di perlukan generasi tua yang mampu mengarahkan agar perkembangan  yang kita capai sesuai dengan potensi yang kita miliki dan tradisi yang kita milik.

Dirgahayu Kabupaten OKU Timur yang ke 16 tahun OKU Timur yang MADANI, Maju, Aman, Damai, Nyaman dan Inovatif.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.