Beranda HUKUM DAN KRIMINAL Polres OKUT Musnakan Satu Kilogram Sabu

Polres OKUT Musnakan Satu Kilogram Sabu

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Polres OKU Timur melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat satu kilogram. Pemusnahan sabu ini dilakukan dengan cara di blender, lalu dibuang ke dalam kloset. Barang bukti tersebut merupakan hasil ungkap kasus yang dilakukan oleh Sat Res Narkoba Polres OKU Timur Desember tahun lalu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres OKU Timur, Senin (20/1/2020).

Pemusnahan barang bukti ini dipimpin langsung Kabid Labfor Polda Sumsel, Kombespol Drs. Kuncara Yuniardi,  MM dan di ikuti oleh Asisten I Pemkab OKUT, Kajari OKUT, Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH. S.I.K, Kasubbid Narkobafor Polda Sumsel AKBP I Made Swetra, S.Si, M.Si, Wadan Armed, Kepala Lapas, Kepala BNNK OKUT, Danramil Martapura dan sejumlah Perwira.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH Sik mengungkapkan, sabu tersebut dibawa oleh dua orang ibu-ibu Sairah dan Julita dari Aceh sebagai kurirnya untuk diserahkan kepada pemesan yang ada di OKU Timur yakni Jumrowi. Ketiganya sudah berhasil diringkus oleh Satres Narkoba Polres OKUT tahun lalu.

Kepada polisi dua orang kurir yang membawa barang haram ini mengaku tidak mengetahui jika yang dibawa mereka merupakan sabu seberat satu kilogram, sebab barang haram tersebut dikemas dalam bungkusan teh merk cina.

“Penangkapan kedua tersangka ini dilakukan di depan Hotel Dewi Cidawang Martapura, keduanya menempuh rute dari Aceh timur hingga akhirnya sampai di kabupaten OKU Timur dengan tujuan memberikan barang haram ini ke Jumrowi sebagai pemesan,” kata Kapolres.

Lanjut kata dia, keduanya akan diganjar uang sebesar tiga puluh juta rupiah dari orang yang menyuruh jika sabu itu sampai ditangan Jumrowi. “Kedua ibu ini tidak mengetahui jika didalam bungkusan tersebut ialah sabu, mereka akan diberikan upah tiga puluh juta rupiah jika sampai ditangan pemesan,” ujarnya.

Lanjutnya, penangkapan ketiga tersangka tersebut diperkuat dengan laporan polisi LP-A / 101 / XXI / Sumsel / OKUT, dan ketiganya dijerat dengan pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 dengan hukuman 15 tahun penjara atau seumur hidup bahkan hukuman mati

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.