Beranda Berita Munculkan Wirausaha Baru yang Inovatif

Munculkan Wirausaha Baru yang Inovatif

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Untuk melakukan penumbuhan dan penguatan Wira Usaha Baru (WUB) khususnya dikalangan generasi muda serta penciptaan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan. Direktorat Jenderal lndustri Kecil, Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian Indonesia, melakukan kegiatan bimtek dengan tema Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil dan Menengah (IKM) bagi wirausaha baru di Kabupaten OKU Timur.

Kegiatan yang merupakan kerjasama Kemenperin dan Anggota DPR RI Komisi VI  dapil Sumsel II Hj Percha Leanpuri BBus MBA ini berlangsung selama 4 hari di gedung Graha Tani Martapura. 

Menurut Percha, kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan wirausaha masyarakat di kabupaten OKU Timur yang merupakan kampung halamannya. Kabupaten OKU Timur memiliki geografinya dilintasi oleh sungai komering yang memiliki potensi ikan. Maka untuk pelatihannya baiknya yang berhubungan dengan ikan.

“Seperti kita ketahui, selain pertanian dan perkebunan, di OKU Timur juga perlu dilakukan pengembangan usaha lain seperti kopi, kuliner berbau ikan, dan lainnya. Sebagai putri daerah, saya Ingin membawa program-progran pusat untuk masyarakat OKU Timur khususnya bagi industri kecil yang mampu menopang perekokomomian,” ujar Percha.

Dikatakan putri sulung Gubernur Sumsel H Herman Deru, syarat utama sebuah usaha adalah produk, price (harga), promosi, place (tempat). “Semoga ilmu yang diperoleh selama 4 hari ini bisa diimplementasikan dalam mengembangkan wirausaha baru di Bumi Sebiduk Sehaluan ini,” ungkapnya.

Selain itu dirinya menyampaikan, industri-industri kecil akan terus menopang perekonomian masyarakat jadi kesusahan-kesusahan perekonomian nasional dapat terjaga. Di era digital seperti ini dapat mempermudah promosi produk dari usaha yang akan dijual.

“Kita harus dapat memanfaatkan kemajuan teknologi, karena melalui dunia digital kita dapat dengan mudah mempromosikan produk-produk unggulan yang produksi oleh wirausaha baru,” katanya.

Sementara itu, Bupati OKU Timur HM Kholid MD dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Hj Percha Leanpuri anggota DPR RI Komisi Enam Dapil Sumsel II, Burhan Mulyono perwakilan dari Direktorat Jendral industri kecil, menegah dan aneka Kementerian Perindustrian Indonesia. Serta dirinya menambahkan, sebagai daerah berbasis pertanian, banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan.

“Kita ada produk hortikultura seperti jambu kristal yang pemasarannya sudah merambah ke supermarket besar di Indonesia. Kita juga ada beras organik yang berkualitas ekspor. Di sektor lain ada usaha perikanan dan peternakan yang bisa dikembangkan wirausaha muda. Kita sudah melakukan kerjasama sebagai pemasok ikan patin untuk dibuat fillet, lalu ternak sapi kita yang siap memenuhi permintaan ekspor juga ada di OKU Timur,” ucap Bupati.

Lanjut kata Bupati, industri kecil dan merupakan cikal bakal berkembangnya industri di daerah, wilayah dengan industri yang sudah maju dan berkembang akan terlihat dari geliat ekonomi dan pertambahan penduduk yang urban untuk mencari penghidupan. Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan para peserta dapat membangun dan meningkatkan produksi bagi kewirausahaan sehingga terwujudnya sistem ekonomi kerakyatan yang tangguh.

“Diharapkan para peserta dapat mengembangkan keterampilan sehingga terciptanya wirausaha baru untuk dikembangkan di lingkungan masyarakat khususnya di Kabupaten OKU Timur ini,” harapnya.

Sedangkan perwakilan Kemenperin RI, Burhan Mulyono ketika dibincangi mengatakan, sesuai dengan amanat UU No 3 tahun 2014 tentang perindustrian, pembangunan wirausaha industri, untuk menghasilkan wirausaha yang berkarakter dan bermental kewirausahaan serta mempunyai kompetensi sesuai dengan bidang usahanya, perlu dilakukan kompetensi teknis, kompetensi manajerial, serta kreativitas dan inovasi.

 “Rangkaian kegiatan penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru industri kecil dan menengah meliputi kegiatan Bimbingan Teknis WUB IKM kopi, makanan ringan berbasis ikan, pakaian jadi, kerajinan genteng, service HP dan pengelasan. Bimbingan teknis ini diikuti 120 orang peserta yang terbagi menjadi 6 Kelompok Usaha Bersama. Tujuan bimtek ini bagaimana memberdayakan witausaha baru dalam mengembangkan usahanya,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.