Beranda HUKUM DAN KRIMINAL 25 Tersangka Narkoba Ditangkap, Satu Simpan Senpira

25 Tersangka Narkoba Ditangkap, Satu Simpan Senpira

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Sebanyak 25 tersangka kasus Narkoba berhasil ditangkap jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres OKU Timur. Penangkapan tersebut selama kurun waktu Januari hingga awal Maret 2020. Satu diantara tersangka merupakan mantan Kepala Desa di Kabupaten OKI. Serta ada juga yang kedapatan menyimpan senjata api rakitan (Senpira).

Tri Joko alias Joko (43) merupakan mantan Kades di Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten OKI. Tri merupakan salah satu warga Desa Pematang Bina Tani, Kecamatan Mesuji Makmur, OKI ini ditangkap di taman Singa Apur Desa Gumawang, Kecamatan Belitang I OKU Timur pada Kamis (13/2/2020), dengan barang bukti satu paket sedang sabu seberat 2,96 gram.

Menurut Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH, SIK, didampingi Kasat Reserse Narkoba Iptu Dwi Rio Andrian, selain mantan Kades, diantara ke 25 tersangka yang berhasil ditangkap, Sat Res Narkoba Polres OKU Timur juga berhasil menemukan satu unit senjata api rakitan milik salah satu tersangka yang merupakan pengedar, yaitu Sandra Anggara alias Angga (25) warga Desa kurungan Nyawa III, Kecamatan Buay Madang, OKU Timur. 

“Dari tangan Angga, polisi berhasil menemukan barang bukti berupa delapan kantong Narkotika jenis Sabu-Sabu yang dibungkus dengan plastik bening bruto 7,14 gram,” katanya, saat pres rilis di halaman Mapolres OKU Timur, pada Kamis (5/3/2020).

Selain itu pihaknya juga berhasil menekukan barang bukti berupa satu pucuk pistol jenis revolver warna silver dengan gagang kayu warna kuning emas dengan enam butir amunisi aktif, serta satu unit timbangan digital. Tersangka Angga dibekuk petugas pada Minggu (1/3/2020) sekitar pukul 22.00 WIB di rumahnya.

“Selain kita temukan Narkotika, juga kita berhasil sita satu pucuk pistol. Angga ini sudah satu tahun beroperasi sebagai pengedar sabu di wilayah perbatasan Lampung,” ungkapnya.

Dari pengakuan tersangka Angga, barang haram tersebut diperolehnya dari seorang bandar berinisial S. Sementara untuk kasus kepemilikan Senpi, diserahkan ke Sat Reskrim untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kita akan terus memberantas peredaran Narkoba di tempat kita dan tidak ada toleransi dengan siapapun yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba,” tegas Erlin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.