Beranda HUKUM DAN KRIMINAL Bejad! Berikut Ini Pengakuan Ayah yang Hamili Anak Kandung

Bejad! Berikut Ini Pengakuan Ayah yang Hamili Anak Kandung

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – RS (15) kini berbadan dua, hal ini terjadi karena dicabuli ayah kandungnya sendiri. Yanto (52) tega menghamili anak kandungnya sendiri karena tak kuat menahan nafsu ketika melihat kemolekan tubuh RS. Yanto melakukan tindakan bejad tersebut hingga tiga kali sampai anaknya hamil lima bulan. Kejadian pencabulan ini terjadi pada bulan Agustus 2019 bermula saat korban tertidur pulas di kamar sekitar pukul 03.00 WIB Pagi.

Pada saat itu korban tidur dan pakaianya terbuka sehingga pakaian dalamnya terlihat, tiba-tiba Yanto menindih badan korban serta memaksa untuk melayani nafsu bejatnya. Saat melihat anaknya tertidur Yanto sudah tidak berpikir panjang lagi setan nafsunya sudah diubun ubun,ia pun langsung mendatangi anak yang tertidur dan menindah badan anaknya.

“Isteri saya sakit kencing manis pak sudah 8 bulan, saya tidak pernah dapat lagi jatah. Saya tidak tahan lagi menahan hasrat  seksual. Saya menyelinap ke kamar anak saya sekitar pukul 03.00 WIB pagi saat isteri saya pergi ke pasar untuk berjualan. Saya tindih dia kaget, terus saya rayu agar dia diam jangan berteriak, akhirnya dia hanya diam saat saya mulai melucuti satu persatu pakainya,” kata Yanto.

Lanjut kata Yanto, saat melakukan perbuatan keji tersebut, dirinya baru mengetahui kalau anaknya sudah tidak prawan lagi. Usai melampiaskan nafsunya kemudian pelaku meninggalkan korban di kamarnya dan berjanji akan memberikan uang 100.000 asalkan tidak mengatakan hal tersebut kepada siapa saja.

“Saya kasih uang setiap saya melakukan hubungan badan, cuma 3 kali saya melakukanya,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya melalui Bripka Juaini SH PS Kanit PPA membenarkan hal tersebut, pelaku ditangakap pada bulan Februari 2020 di Banyumasin.

“Kelurga korban curiga melihat perubahan badan korban,saat diperiksa korban hamil ,saat ditanya siapa melakukannya, korban jawab ayahnya sendiri,selanjutnya Ibu korban didampingi Ayuk kandung korban melapor pada bulan Januari lalu,” jelasnya.

Dijelaskanya, korban diperkosa dibawa ancaman pelaku dengan mengunakan pisau sehingga korban ketakutan. “Dia gunakan pisau menodong anaknya, korban tak bisa berbuat banyak saat pelaku mulai melakukan aksi bejatnya, saat ini korban masih trauma dan dipulangkan ke rumah ibu kandungnya dibawa pengawasan pihak kepolisian dan Dinas Sosial,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.