Beranda Berita Seleksi Paskibraka, Disporapar OKUT Pastikan Tidak Ada Peserta Titipan

Seleksi Paskibraka, Disporapar OKUT Pastikan Tidak Ada Peserta Titipan

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) melakukan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusakan (Paskibraka). Seleksi ini dibagi dua zona yakni zona I wilayah Belitang dan zona II wilayah Martapura. Untuk zona I wilayah Belitang diikuti 26 utusan sekolah, peserta yang mengikuti seleksi lebih kurang 312 peserta. Kegiatan ini dibuka langsung oleh kepala Disporapar Drs HM Supardi, MBA,. MM didampingi oleh dewan pelatih dari unsur TNI, Polri, Tim Kesehatan dan dari Alumni PPI, Senin (16/3/2020).

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Drs HM Supardi, MBA, MM melalui Kepala Bidang Kepemudaan Isdaryono, M.Pd mengatakan, calon Paskibra juga akan mengikuti pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan bentuk postur tubuh yang ideal sebagai calon anggota Paskibra yang akan bertugas mengibarkan bendera merah putih. Tes yang dimaksudkan bertujuan untuk mengukur tingkat kesehatan dan kebugaran tubuh para peserta seleksi.

“Dalam seleksi ini transparan, tidak ada intervensi maupun peserta titipan untuk diloloskan. Sebab, pihaknya ingin menghasilkan anggota Paskibra yang berkualitas dengan mengikuti semua syarat dan aturan yang ada. Melalui tes ini, akan diperoleh calon Paskibra yang benar-benar mempunyai daya tahan tubuh dan kekuatan fisik yang prima, sehingga mampu melaksanakan tugas secara baik, fokus dan tanpa lelah,” katanya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, seleksi ini terdapat syarat yang terdiri dari syarat khusus dan umum. Dalam seleksi awal Paskibraka ini seluruh peserta menghadapi tahapan seleksi yang sangat ketat diantaranya harus memenuhi syarat tinggi dan berat badan, bebas dari narkoba dan yang tidak kalah pentingnya adalah harus menguasai gerakan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

“Seleksi dilakukan sangat ketat dan objektif. Kalau layak dan memenuhi syarat ya bisa lolos, begitu juga sebaliknya,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.