Beranda Berita Terkait Penundaan Pilkada Karena Corona, KPUD OKUT Tunggu Intruksi Pusat

Terkait Penundaan Pilkada Karena Corona, KPUD OKUT Tunggu Intruksi Pusat

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Mewabahnya virus corona atau covid-19 di tengah masyarakat membuat khawatir berbagai pihak. Tak luput juga KPU RI yang langsung melakukan tindakan dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang panduan tindak lanjut pencegahan penularan infeksi corona di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU RI, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota termasuk Ketua dan Anggota KPU. 

Menurut Ketua KPUD OKU Timur Herman Jaya, S.Sos.I melalui Komisioner Divisi Bidang Sosialisasi, Farmas dan SDM Yuliansyah, SE, pihaknya Surat Edaran (SE) terkait pengaturan pola kerja pegawai yang meliputi jadwal kerja, sebagian bekerja masuk kantor dan sebagian lagi bekerja dari rumah, melindungi diri masing-masing dengan penyediaan sanitizer baik pribadi maupun di ruang kerja. Sehingga perhatian untuk pencegahan penyebaran Covid-19 bisa dimaksimalkan. Sedangkan prihal penundaan Pilkada pihaknya masih menunggu intruksi lanjutan dari KPU RI.

“Kami tetap menjalankan tahapan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Akan tetapi kami menunggu instruksi dari KPU RI apakah akan dilakukan penundaan atau tetap dilanjutkan,” katanya, saat dibincangi di ruang kerjanya, Rabu (18/3/2020).

Lanjut kata dia, terkait kelanjutan pelaksanaan tahapan Pemilihan 2020 yang dilaksanakan dalam waktu dekat ini, tentang rekrutmen PPS sedang berlangsung. Untuk pelantikan PPS akan dilakukan secara terpisah dibagi menjadi lima titik. Hal ini dilakukan untuk menghindari pengumpulan massa dalam jumlah banyak.

“Kami membatasi jumlah pertemuan yang melibatkan massa banyak. Seperti pelantikan PPS akan dilakukan di secara terpisah dibagi menjadi lima titik,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk petugas yang melakukan tahapan verifikasi terhadap bakal pasangan calon (Bapaslon) perseorangan diminta untuk tetap menjaga jarak hingga menghindari adanya kontak langsung. Hal ini juga dilakukan untuk tahapan pemutakhiran data.

“Tahapan verifikasi faktual dukungan bapaslon perseorangan dilaksanakan petugas dengan proteksi diri yang ketat, jaga jarak dalam berkomunikasi, hindari kontak langsung dan bersihkan anggota badan dengan sanitizer dan penggunaan masker, termasuk membersihkan peralatan yang digunakan. Tahapan pemutakhiran data pemilih juga dilaksanakan petugas dengan proteksi diri yang ketat seperti halnya verifikasi faktual dukungan bapaslon perseorangan,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.