Beranda Berita 2821 Warga OKUT Pulkam, Langsung Screening dan Isolasi Mandiri

2821 Warga OKUT Pulkam, Langsung Screening dan Isolasi Mandiri

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Selama kurang lebih 12 hari sudah 2821 warga OKU Timur pulang kampung atau mudik. Setibanya di pintu masuk wilayah OKU Timur langsung dilakukan Screening atau tes kesehatan di posko pemantauan. Hal ini disampaikan oleh Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat Rapat Koordinasi (Rakor) Becana percepatan dan penanganan Covid-19 Kabupaten OKU Timur pada Selasa (7/4/2020) di aula Bina Praja I Setkab OKU Timur.

Menurut Bupati OKU Timur HM Kholid MD, untuk Kabupaten OKU Timur terdapat 2821 orang OKU Timur yang pulang kembali ke OKU Timur. Termasuk kemarin ada lima bis santri dari pesantren Lirboyo Jatim yang pulang ke OKU Timur.

“Sebelum santri pulang, pimpinan pondok pesantren lirboyo mengirim surat ke Bupati OKU Timur. Akan tetapi sebelum santri dipulangkan, saya meminta kepada pimpinan pesantren agar pada saat pulang santri harus steril,” katanya.

Lanjut kata Bupati, sesampainya di Masjid Agung langsung para santri disuruh cuci kaki dan cuci tangan. Selepas itu santri diperiksa satu persatu, mulai dari suhu tubuh, riwayat penyakit serta data pribadi. Adapun pemeriksaan santri dilakukan sesuai protokol kemenkes dengan satu persatu turun dari bis dengan jarak satu meter. Hal ini dilakukan demi kebaikan bersama dan mematuhi protokol kemenkes.

“Selanjutnya saya memberi edukasi kepada santri terkait apa itu corona dan bagaimana langkah-langkah dalam pencegahan persebaran virus corona tersebut. Selanjutnya setelah sampai di rumah agar melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Jangan dulu keluar rumah selama 14 hari. Apabila ada keluhan langsung segera menghubungi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat,” jelasnya.

Selain itu, dalam menanggapi wabah ini, kuncinya harus disiplin jangan keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang penting. Ke pasar tidak dilarang akan tetapi penjual dan pembeli diwajibkan memakai masker. “Mari kita satu kata dalam melaksanakan pencegahan covid-19 ini. Jangan membuat suatu guyonan lagi yang mengecilkan wabah corona,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH SIK mengatakan, untuk wilayah OKU Timur sampai saat ini belum ada kasus positif corona. Maka dari itu upaya yang harus dilakukan adalah bagaimana cara mengedukasi masyrakat bahwa pentingnya pengunaan masker sesuai dengan himbauan dari WHO.

“Serta kita sampaikan juga kepada masyarakat OKU Timur kalau bisa jangan sampai pulang dulu. Tapi apabila yang sudah terlanjur mudik maka harus mengikuti Protap atau SOP yang berlaku. Kita juga harus memonitor apabila terjadi di masyarakat yang meninggal karena positif corona maka harus dilakukan pemakaman yang sesuai dengan SOP yang telah ditentukan. Selain itu juga, kita harus patuhi himbauan dari pusat bahwa jaga jarak itu penting,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.