Beranda Berita Pemkab OKU Timur Siapkan Rumah Sehat Covid-19

Pemkab OKU Timur Siapkan Rumah Sehat Covid-19

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Seperti instruksi Bupati OKU Timur HM Kholid MD pada pelaksanaan rapat gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19 beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Kabupaten OKU Timur telah  menyiapkan rumah sehat bekas RSIA di Belitang. Hal dilakukan sebagai upaya yang silakan oleh Pemkab OKU Timur apabila terjadi lonjakan jumlah pasien yang terkena covid-19.

Gugus Tugas melalui Juru Bicara pemerintah Kasubag Humas Pemkab OKU Timur, Zullahmi Wahyu Nugrahadi, S.STP mengatakan, persiapan rumah sehat covid-19 juga sesuai instruksi Gubernur Sumsel, untuk setiap daerah membuat satu tempat khusus yang di gunakan sebagai rumah sehat seperti wisma atlet palembang.

“Adapun kelengkapan yang dimiliki di bekas RSIA ini terdapat 20 bed atau tempat tidur. Untuk kelengkapan fasilitas lainnya segera dipenuhi sesegera mungkin,” katanya, saat dikonfirmasi pada Sabtu (11/4/2020).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, sekarang  ini tim gugus tugas covid-19 sudah dibentuk bahkan sampai ke tingkat desa. Hal ini dilaksanakan guna mencegah secara dini bahkan mendata secara dini. Apabila ada yang tidak terakomodir atau terlewatkan dari pantauan gugus tugas kabupaten. Serta laporan ini secara berkala naik ketingkat kecamatan dan ketingkat kabupaten.

“Hal ini juga tidak lepas dari kerjasama dan kerja keras yang baik yang dilakukan oleh aparat desa mulai dari Kades, Babinsa, Bainkamtibmas serta seluruh masyarakat yang kooperatif dalam melaksanakan anjuran dari pemerintah,” jelasnya.

Sementara, Jubir Gugus Tugas OKU Timur yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Yakub menjelaskan, untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) pada Sabtu (11/4/2020) sebanyak 178 orang. Ini ada penambahan 4 orang dari jumlah sebelumnya. Sebanyak 147 orang dalam pemantauan dan 31 orang sudah selesai pemantauan. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) empat orang. Dari empat orang tersebut yang sudah selesai pengawasan tiga orang, masih dalam pengawasan satu orang, masih sama seperti hari kemarin.

“Kalau kita melihat penambahan ODP kita hari ada empat orang. Ini berarti trendnya menurun dibanding dengan hari-hari yang lalu. Kita berdoa saja semoga trend menurun ini bisa kita pertahankan dengan tetap menjalankan kebijakan pemerintah,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.