Beranda Berita Lampu Jalan Dibiarkan Mati

Lampu Jalan Dibiarkan Mati

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, MARTAPURA – Lampu jalan sejumlah titik di Kabupaten OKU Timur sejak beberapa bulan terakhir dibiarkan mati dan tak kunjung diperbaiki. Matinya lampu penerangan jalan tersebut tentu saja membuat masyarakat terutama pengendara khawatir. 

Kekhawatiran warga tersebut selain terhadap ruas jalan yang licin juga terhadap aksi kejahatan, mengingat minimnya penerangan bisa saja dimanfaatkan p kaku kejahatan untuk menjalankan aksinya.

Seperti yang terlihat di wilayah Martapura dan sekitarnya, sejumlah lampu penerangan jalan dibiarkan padam dan tak kunjung diperbaiki oleh pihak Dinas Perhubungan.  

“Lampu jalan yang ada disepanjang jalan Lintas Martapura-Baturaja banyak yang dibiarkan mati dan tidak diperbaiki. Padamnya lampu jalan ini sudah cukup lama,” ungkap Anto (28) Warga Veteran yang beberapa kali melewati ruas jalan tersebut dalam keadaan gelap.

Menurut Anto, padamnya lampu jalan lintas tersebut sangat membahayakan pengendara sepeda motor karena selain gelap, kondisi jalan yang sudah banyak mengalami kerusakan juga sangat membahayakan. Bahkan dirinya mengaku beberapa kali bertemu dengan pengendara yang kendaraannya rusak akibat terperosok di lubang jalan karena tidak terlihat saat hujan.

“Saat hujan banyak yang terjebak kedalam lubang karena tidak terlihat. Lubang jalan tertutup air dan lampu jalan tidak menyala. Pengendara banyak terjebak dan terjatuh,” katanya.

Dirinya berharap dinas perhubungan bisa menyegerakan perbaikan lampu jalan tersebut karena sangat membahayakan pengguna jalan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan  OKU Timur Syafindar saat dikonfirmasi mengatakan, memang benar bahwa beberapa lampu jalan di sejumlah ruas jalan di OKU Timur banyak yang rusak. Namun pihaknya sudah mengusulkan biaya perbaikan. Selain itu pihaknya juga akan mengupayakan perbaikan walau dengan anggaran minimum. “Untuk perbaikan lampu jalan kita sudah melakukan pengusulan. Serta kami akan mengupayakan perbaikan lampu jalan,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.