Beranda Berita Baru Pulang dari Jakarta Satu Warga OKU Timur Meninggal

Baru Pulang dari Jakarta Satu Warga OKU Timur Meninggal

BAGIKAN

KABAROKUTIMUR.COM, OKU TIMUR – Salah satu warga OKU Timur yang baru saja pulang dari Jakarta meninggal dunia saat tiba di kediamannya di Desa Argomulyo Kecamatan Belitang Jaya. Meski belum dipastikan meninggal akibat virus corona, namun pemakaman jenazah dilakukan sesuai dengan protokol Covid-19.

Diketahui korban bernama Tria (23) yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Jakarta.  Dimana, sebelumnya korban pada Jumat (24/4/2020) baru saja tiba di rumah orang tuanya. Tria pulang dari Jakarta Selatan dengan kondisi badan batuk filek dan demam. Kemudian oleh Kepala Desa bersama Anggota Babinsa dan Bhabin Kamtibmas disarankan diisolasi mandiri di rumah orang tuanya dan terhitung mulai hari Jumat tanggal 24 April 2020.

Kemudian pada hari Senin (28/4/2020) sekira pukul 02.30 WIB korban meninggal dunia yang diduga terinfeksi virus corona di rumah orang tuanya di Desa Argomulyo Kecamatan Belitang Jaya. Selanjutnya pihak RSUD OKU Timur langsung melakukan protokol covid 19 terhadap jenazah korban hingga proses pemakamannya di Pemakaman Umum Desa Argomulyo.

Camat Belitang Jaya, Yuni Haryanto saat dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp membenarkan informasi yang beredar tersebut. Namun, dirinya mengatakan belum mengetahui dan masih menunggu hasil laboratorium untuk kepastian penyebabnya.

“Benar (meninggal, red) dan sudah dimakamkan sesuai SOP Covid-19 sekira pukul 07.30 WIB oleh tim medis di TPU Desa Argomulyo. Statusnya ODP. Untuk hasil pemeriksaan menunggu hasil laboratorium. Untuk selanjutnya silahkan konfirmasi ke Dinkes,” ujarnya singkat.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur H Zainal Abidin SSIT didampingi Sekretaris Yakub ketika dikonfirmasi membenarkan adanya warga yang meninggal dunia dan ditangani sesuai protokol covid 19. Selanjutnya, seluruh keluarga korban sudah dilakukan isolasi dalam rumahnya sambil menunggu penangana atau pengecekan pihak medis. 

“Untuk saat ini kita belum bisa memastikan apakah korban positif corona atau tidak. Namun untuk antisipasi memang korban dilakukan pemakaman sesuai protokol covid 19. Sebelumnya korban memang baru pulang dari Jakarta dan menderita sakit batuk filek dan demam. Seluruh pihak keluarga dan sejumlah orang yang pernah melakukan kontak dengan korban sudah kita lakukan isolasi, jumlahnya ada 22 orang,” pungkas Zainal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.